MISTERI KEMATIAN


( Diambil dari kolom Opini Koran Pikiran Rakyat, terbit Rabu, 18 Januari 2012, halaman 31 )
Judul               : The Chronicle of Enigma; The Two Rings
Penulis             : Vinna Kurniawati
Penerbit          : Medium, 2011
Tebal               : 243 halaman

BUKU ini merupakan novel karya Vinna Kurniawati, penulis autodidak yang mempunyai imajinasi tinggi. Dalam novel ini dikisahkan Caraveena, sang peramal yang tertarik meneliti tentang kematian. Baginya, kematian memiliki misteri tersendiri dan yakin ada kehidupan setelah kematian.

Untuk membuktikannya, Caraveena rela menjadi kelinci percobaan yang dilakukan Prof. Klain Rostel. Dengan meminum ramuan Prof. Klain, Caraveena pun menjadi putri tidur dan menuju alam kematian.

Dalam keadaan mati suri, Caraveena bertemu dengan Marlon, laki-laki pemimpin Negeri Nimbus, negeri di atas awan. Di negeri Marlon itu, banyak arwah berkumpul sebelum dibawa pada kehidupan setelah mati di negeri Hades. Pertemuan Caraveena dan Marlon berlangsung dengan kisah cinta. Setelah pengaruh ramuan hilang, Caraveena pun kembali ke kehidupannya. Bagaimana kisah selanjutnya?

Dikemas dengan jalan cerita yang unik, novel ini penuh imajinatif, menarik, dan tak kalah serunya dengan novel-novel kisah sihir lainnya. ( Hj. Nila K. Suryanegara, Pusat Data Redaksi ) ***

Buat yang udah mulai penasaran, novel ‘THE TWO RINGS’ sudah bisa dicari di toko buku, jangan sampai kehabisan. Untuk yang mau pesan, silahkan sms ke no: 081-863-8038 atau e-mail ke: nuansa.market@gmail.com. Harganya cuma Rp. 39.000 aja… Enjoy…

Untuk yang sudah baca dan mau share comment, kritik atau saran silahkan hub saya di:
Facebook         : vinna13@gmail.com
Twitter             : @black_rabbit13
YM                  : blackrabbit_1385@yahoo.com
Saya tunggu, yah… (^_^)

ADA KEHIDUPAN NYATA SETELAH KEMATIAN


( Diambil dari kolom RESENSI Koran MEDIA INDONESIA, terbit Sabtu, 31 Desember 2011, halaman 20 )
Sebuah pertanyaan mendasar tentang eksistensi manusia dalam menjalani kehidupannya saat ini dan yang akan datang setelah ajal melayang coba dijawab dalam novel ini. Namun jangan buru-buru Anda menilai uraian-uraian ini pasti dipenuhi pandangan-pandangan agama atau kepercayaan yang ada di masyarakat.
Mungkin inilah salah satu cara Vinna Kurniawati, penulis novel ini, menjelaskan perjalanan manusia secara lebih rileks tetapi mengena.  The Two Rings: The Chronicle of Enigma memang tidak hanya bertutur tentang alam baka, yang bakal dijalani semua orang setelah nyawa tidak lagi ada dalam raga manusia.
Ada juga kisah cinta yang indah antara Marlon dan Caraveena yang dikisahkan dengan penuh imajinatif.
Dalam novel ini, Vinna mencoba menjelaskan bahwa kematian memiliki misterinya sendiri dan berjalan dengan aturannya sendiri. Ada kekuatan lain yang jauh lebih kuat dan berpengaruh, yang memiliki kekuatan lebih besar.
Lewat tokoh Klain Rostel, seorang professor peneliti kematian, pembaca seperti diyakinkan bahwa kematian bukanlah akhir dari kehidupan. Ada dunia lain setelah manusia mengalami kematian.
Tapi dunia yang bagaimana, di mana, kapan, dan siapa saja yang ada di sana? Tidak ada jawaban. Itu karena hipotesis Rostel didasarkan pada wawancara puluhan narasumber dengan cerita-cerita yang mereka buat.
Untuk membuktikan itu, Rostel tanpa sengaja bertemu Caraveena, seorang gadis lugu berlatar belakang keluarga terhormat di kotanya.
Caraveena dikenal sebagai gadis yang aneh dan punya sikap nekat mirip sikap Rostel yang ingin tahu lebih jauh tentang kematian.
Hingga akhirnya, secara sukarela, Caraveena menyediakan diri menjadi wahana percobaan Rostel. Lewat ramuan minuman tertentu, ia pun ‘menjadi putri tidur’ menuju alam kematian.
Di situlah kelihaian penulis novel ini dalam merangkai kisah. Di tengah-tengah kondisi ‘mati suri itu’, Caraveena bertemu dengan Marlon, seorang laki-laki pemimpin Negeri Nimbus, negeri di atas awan.
Di negeri Marlon itu banyak arwah berkumpul sebelum dibawa pada kehidupan setelah mati di Negeri Hades. Pertemuan Caraveena dan Marlon berlanjut dengan kisah cinta (yang tak wajar).
Setelah pengaruh ramuan hilang, Caraveena pun kembali ke kehidupannya. Marlon dengan postur manusia dari atas awan yang aneh—dengan wajah dan kulit serta pakaian serba putih—pun mencari Caraveena di dunia Enigma.
Kisah romantis antara Caraveena dan Marlon di Nimbus dianggap melanggar aturan.
Marlon dipersalahkan karena membiarkan Caraveena kembali dari dunia Nimbus, bahkan memperkenankan melihat-lihat negeri Hades yang seharusnya dihuni arwah-arwah yang telah meninggalkan jasad kasad manusia.
Lagi-lagi cinta berbicara tentang pengorbanan. Marlon di depan pengadilan Nimbus membela mati-matian bahwa Caraveena tidak tahu apa-apa tentang kematian dan aturan yang ada di Nimbus.
Itulah cara unik yang disampaikan penulis novel ini untuk menggambarkan bahwa ada kehidupan lain setelah kematian menjemput ajal manusia.
Di kehidupan itu juga ada kisah hidup lainnya, mirip dengan yang ada di dunia fana. Tak terkecuali kisah cinta yang selalu menyelimuti hidup manusia. (* / M-1 )

Buat yang udah mulai penasaran, novel ‘THE TWO RINGS’ sudah bisa dicari di toko buku, jangan sampai kehabisan. Untuk yang mau pesan, silahkan sms ke no: 081-863-8038 atau e-mail ke: nuansa.market@gmail.com. Hanganya cuma Rp. 39.000 aja… Enjoy…

Untuk yang sudah baca dan mau share comment, kritik atau saran silahkan hub saya di:
Facebook         : vinna13@gmail.com
Twitter                        : @black_rabbit13
YM                  : blackrabbit_1385@yahoo.com
Saya tunggu, yah… (^_^)


APA KATA MEREKA TENTANG 'THE TWO RINGS' ??


"Menurut gua 'The Two Rings' karya yang unik dan banyak kejutan, rasanya seperti makan permen aneka rasa ( nano-nano ) yang ramai rasanya, cukup menggelitik lidah dan membuat penasaran tapi tetap enak untuk dinikmati."
( Puji Purwanti Lestari, Penikmat buku )

"Konfliknya menarik, manusia melawan kematian, dikemas dalam konfilk-konflik kecil dengan plot yang tak terduga! Membaca novel ini kita dibawa pada alam fantasi dunia magic yang luar biasa!"
( Agnes Bemoe, Penulis )

"Ide ceritanya unik. Jalan cerita menarik. Ciri khas tulisan Vinna tetap terlihat. Membacanya membuat penasaran. Dan akhir cerita benar-benar dibuat tak terduga. Novel yang sayang untuk dilewatkan."
( Anataffia 'Nata' Salama, Penulis dan Ibu Rumah Tangga )

“Selintas membaca judulnya, seolah mengingatkan pada serial ‘The Lord of the Rings’. Juga tokoh utamanya Caraveena yang tinggal di negeri penyihir sementara dirinya adalah peramal, sedikit banyak mengingatkan saya pada cerita sihir J.K Rowlings yang ternama-Harry Potter. Tetapi, Vinna punya kekuatan imajinasi tersendiri yang membawa saya seolah ‘tersihir’ masuk dalam kisah cinta yang indah antara Marlon-pemimpin Negeri Nimbus dan Cara. Isi cerita yang mengungkapkan misteri kematian, setidaknya juga merupakan pertanyaan bagi banyak manusia, dikemukakan dengan cara yang menarik. Cinta dan persahabatan dikemas dengan gaya imajinatif dibumbui fantasi yang tinggi oleh Vinna. Suatu kisah yang tidak lazim, tetapi tetap saya sukai. Acungan jempol buat Vinna dan karyanya.”
( Fonny Jodikin, Penulis-Ibu Rumah Tangga, berdomisili di Ho Chi Minh City-Vietnam )

“ Seru, asik, menghibur di tengah kepenatan. Buku yang pas untuk mereka yang ingin santai. “
( G. Lini Hanafiah, Founder Via Lattea Fondation & Yuk Nulis!, Penulis )

“ Ceritanya unik dan imaginatif, tokoh-tokoh dan konflik batin mereka menarik, terutama Marlon dan Yellow. Endingnya juga nggak gampang terduga…”
( Yenny Ibrahim, Seorang Guru dan Penulis )


Buat yang udah mulai penasaran, novel ‘THE TWO RINGS’ sudah bisa dicari di toko buku, jangan sampai kehabisan. Untuk yang mau pesan, silahkan sms ke no: 081-863-8038 atau e-mail ke: nuansa.market@gmail.com. Hanganya cuma Rp. 39.000 aja… Enjoy…

Untuk yang sudah baca dan mau share comment, kritik atau saran silahkan hub saya di:
Facebook         : vinna13@gmail.com
Twitter              : @black_rabbit13
YM                  : blackrabbit_1385@yahoo.com
Saya tunggu, yah… (^_^)

The Two Rings - Negeri Di Atas Awan ( SINOPSIS )



Tidak mudah bagi Caraveena untuk tinggal di negeri Merlin dan hidup dengan normal seperti kakak laki-laki atau adik perempuannya. Kenapa bisa begitu?
Pertama, karena kedua orang tuanya adalah orang yang cukup berpengaruh di Pemerintahan. Segala tindak tanduk mereka dan anak-anak mereka selalu menjadi pusat perhatian dan bahan perbincangan paling seru. Rasanya seperti anak dari seorang selebritis terkenal.
Kedua, karena sebagai salah satu penduduk di negeri Merlin yang merupakan satu-satunya negeri Penyihir di Enigma, Caraveena tidak bisa menyangkal kenyataan bahwa dia sama sekali tidak punya bakat di bidang Sihir. Dia adalah seorang Peramal, sebuah karier yang tidak seharusnya diambil oleh anak dari orang paling berpengaruh di seluruh negeri. Kenyataan ini tentu saja mencoreng nama keluarga Veena yang terhomat.
Dan alasan ketiga, alasan yang paling membuat semuanya bertambah parah, adalah kenyataan bahwa sebagai Peramal, Caraveena malah memilih untuk fokus pada satu bidang yang tidak pernah diminati orang lain tapi malah paling menarik perhatiannya selama ini, yaitu: Dunia Kematian.
Menjadi berbeda dari penduduk lain karena lebih memilih untuk menjadi seorang Peramal saja sudah merupakan hal menggemparkan bagi seluruh penduduk, apalagi kelakuan anehnya yang meneliti kematian itu resmi beredar di masyarakat Merlin? Tidak bisa dihindari lagi, pastinya Caraveena akan dipandang sebagai orang aneh, aib keluarga paling kotor di tengah keluarga yang nyaris sempurna, dan menjadi bahan pembicaraan paling seru seantero negeri.
Tapi Caraveena sendiri tidak pernah ambil pusing. Dia malah semakin bersemangat meneliti dunia kematian. Dan saat sebuah tragedi menimpa satu-satunya sahabatnya yang meninggal dunia, Caraveena semakin menggebu-gebu untuk bisa memecahkan misteri itu dan mengetahui bagaimana nasib sahabatnya setelah kematian menjemputnya.
Caraveena beruntung karena bertemu dengan Prof. Klain, idolanya yang kebetulan juga merupakan seorang Peramal dan memfokuskan penelitiannya di bidang yang sama. Dengan bantuan Prof. Klain, Caraveena berhasil menemukan cara agar bisa memasuki Dunia Setelah Kematian, dunia yang katanya akan dimasuki oleh setiap orang yang telah meninggal dunia.
Tapi ternyata semua itu tidak berjalan semudah yang dibayangkan Caraveena. Walaupun Caraveena bertemu Marlon yang bersedia membantunya dan memberikan sebuah cincin kembar sakti, tapi ternyata semua tidak bisa berjalan seperti yang diinginkannya. Dunia Kematian memiliki misterinya sendiri, dan berjalan dengan aturannya sendiri. Ada kekuatan lain yang jauh lebih kuat dan jauh lebih berpengaruh yang memiliki kekuasaan lebih besar.
Bisakah Caraveena melewati semuanya dengan baik dan menyelesaikan penelitiannya? Ataukah Caraveena harus bisa merelakan bahwa semua penelitiannya itu tidak akan pernah berhasil?

Untuk teman-teman yang penasaran, novel 'The Two Rings' sudah beredar di toko buku, siap diserbu dengan harga Rp. 39.000 aja... Untuk yang mau pesan, silahkan sms ke no: 081-863-8038 atau e-mail ke: nuansa.market@gmail.com .... Selamat menikmati...
         ( )  ( )
   V ( ^ -- ^ ) V ~~ Black Rabbit ~~

You've Got Mail ( 66 ) - END -


=============================================================
To        : Yunitalarasati ( yun_yun79@net.com )
From    : Yukina Novemberia ( yuki_nov@net.com )
Subject : Mbak, apa kabar?
=============================================================
Sorry yah, Mbak, udah lama banget aku nggak ngirim e-mail atau bahkan ngubungin Mbak lagi. Kalo nggak salah udah hampir dua minggu, yah? Selama itu aku lumayan sibuk, Mbak. Ada beberapa hal yang menarik perhatian dan konsentrasiku selama beberapa hari ini dan sekaligus ngebikin aku bingung lagi. Tapi semua itu bukan hal buruk loh, Mbak. Justru semua itu hal bagus yang ngebikin semua masalah-masalah yang tadinya menyerang aku jadi beres semua. Tadinya aku pikir semua masalah yang menimpa aku ini nggak bakal pernah bisa beres. Apa lagi masalah narkoba itu. But thanks God, ternyata beres juga.
Akhirnya aku bebas dari semua masalah itu, hasil tes urineku jadi kunci utama yang bisa ngebuktiin kalo aku bukan pemakai, aku juga udah bisa ngejalanin tugasku sebagai saksi di pengadilan, bisa bekerja sama dengan baik sama orang-orang di pengadilan, sampe akhirnya aku bisa memulihkan nama baikku lagi dan nggak perlu lagi berurusan sama polisi dan pengadilan lagi. Thanks God…
Oh iya, Mbak pasti udah denger keputusan pengadilan soal Romi, kan? Katanya, Romi akhirnya harus masuk penjara untuk waktu yang cukup lama. Aku tau Mbak bukan pacarnya lagi, tapi aku tetep mau ngucapin turut sedih buat Mbak. Gimana pun juga, Romi pernah jadi orang yang sempet deket sama Mbak, kan?
BTW, semua ini jadi kado yang berharga banget buat ulang taun aku kemaren lusa. Memang yah, kita paling bisa bahagia kalo lagi nggak stress. Mbak tau nggak apa kado lain yang bikin aku makin bahagia lagi? Rei.
Mbak inget kan waktu terakhir kali aku ngirim e-mail, aku cerita kalo aku malah bingung waktu Rei tiba-tiba ngajak aku balikan. Aku juga bilang kalo aku masih butuh waktu buat sendiri dulu. Tapi ternyata Rei tetep pulang dan nemuin aku. Dia dateng ke rumah aku beberapa hari kemudian dan ngelakuin hal paling romantis yang pernah dia lakuin selama ini: ngasih bunga buat aku. Padahal Rei sama sekali bukan tipe cowok yang romantis loh, tapi nggak tau kenapa waktu itu dia romantis banget. Rei nggak banyak ngomong apa-apa, dia hanya dateng sambil bawa bunga dan mandangin mata aku terus bilang: “Aku nggak perlu denger apa yang mau kamu omongin soal perasaan kamu, karena aku udah tau dan udah ngerti semuanya. Dan apa pun keputusan kamu, aku nggak peduli. Aku udah mutusin kalo aku nggak bakal pernah bikin kamu sedih lagi dan selalu ngelindungin kamu. Jadi, aku mau kamu terima aku buat jadi pacar kamu lagi.”
Aku nggak bisa ngomong atau ngebantah apa-apa karena kata-kata Rei itu bukan pertanyaan, tapi perintah. Dan anehnya lagi, aku sama sekali nggak berniat buat ngebantah. Yang aku lakuin malah lari kepelukan Rei dan langsung nangis di sana. Rasanya aku baru aja nemuin lagi hatiku yang kemaren sempet hilang. Rasanya lega…. banget. Ada di pelukan Rei lagi rasanya nyaman banget, kayaknya nggak bakal ada yang bisa ngeganggu atau ngejatuhin aku lagi. Dan saat itu juga aku tau kalo ini adalah keputusan yang memang seharusnya aku pilih.
Tiga hari kemudian, tepatnya waktu aku ketemu sama pengacaraku buat ngurusin masalah pembayarannya yang terakhir, tiba-tiba Arjuna dateng. Padahal waktu itu aku ditemenin Rei, tapi kayaknya mereka udah saling kenal dan malah saling nyapa. Aku belum sempet nanya sama Rei tentang ini, tapi kayaknya itu nggak perlu. Soalnya ada kejadian lain yang lebih penting buat aku tanyain sama Rei setelahnya, yaitu mau nggak dia nemenin aku ke Amerika? Kenapa tiba-tiba aku nanyain itu sama Rei? Soalnya tiba-tiba Arjuna nyodorin tiket pesawat ke Amerika di depan mataku!
Dia bilang itu ucapan terima kasih buat aku karena udah mau bantuin dia buat jadi saksi di pengadilan sekaligus buat kado ulang taun aku. Terus Arjuna dengan senang hati ngejelasin sama Rei tentang hubungan aku sama dia, soal kasus narkoba yang bikin aku berurusan sama polisi dan bahkan soal perasaan Arjuna sama aku. Iya Mbak, Arjuna bilang terang-terangan di depan Rei kalo dia suka sama aku. Arjuna bahkan bilang kalo sebenernya dia berniat buat ngerebut aku dari tangan Rei. Tapi berhubung aku kelihatan bahagia bareng sama Rei ( paling nggak keliatan jauh lebih bahagia dibandingkan kebahagiaan yang dia liat kalo aku lagi sama Arjuna, itu kata Arjuna sendiri loh ), akhirnya dia memutuskan buat mundur. Rei sendiri keliatan sama sekali nggak marah. Dia malah bilang makasi buat kado ulang taun yang Arjuna kasih buat aku dan bilang kalo dia bakal nemenin aku ke Amerika.
Jadi itu alasannya kenapa sekarang aku ada di Amerika.
Kebahagiaan aku jadi jauh lebih lengkap waktu bisa ketemu Bro di Amerika. Keadaannya udah jauh lebih baik, malah bisa dibilang udah sembuh. Kemoterapinya masih terus jalan, tapi keadaannya udah hampir seratus persen seperti sedia kala. Aku nggak berhenti bersyukur sama Tuhan yang udah ngizinin aku selesaiin semua masalahku dengan baik.
Tapi kalo dipikir-pikir lagi, kebetulan banget yah Arjuna bisa ngasih hadiah tiket ke Amerika, padahal dia kan nggak tau kalo aku lagi pengen banget pergi ke Amerika buat ketemu Bro. Dan kenapa Rei bisa tiba-tiba ngerti tentang kebingungan aku waktu itu dan akhirnya mau memperjuangkan cintanya buat aku? Anehnya, kalo dipikir-pikir lagi, mereka nggak mungkin bisa tau semua itu tanpa ada yang ngasih tau kan. Tapi siapa yang ngasih tau mereka?
Well, mungkin ada seorang malaikat yang bersedia ngebantu aku tanpa aku sadari. Siapa pun dia, yang jelas aku merasa sangat bersyukur bisa dapet bantuan dari malaikat itu. Aku nggak berniat mencari tau tentang dia, kadang kala ada sesuatu yang seharusnya kita biarkan saja tanpa perlu diketahui kebenarannya. Paling nggak sekarang aku ngerasa punya semangat buat ngejalanin hidup aku lagi, dan semoga malaikat yang ngebantu aku itu juga bisa berbahagia.
Udah ah Mbak, aku harus ke rumah sakit lagi buat ngikutin perkembangan kemo-nya Bro. Makasi udah mau baca curhatan aku, nanti aku e-mail lagi.

Yuki_the happiest girl in whole world!

===END===