HAPPY NEW YEAR 2017


Selamat tahun baru 2017!
Let's survive another year!
😊😊😊

CARA MEMBUAT MANDALA

Hi! 🙋

Sudah baca artikel saya tentang mandala yang judulnya: 'MY NEW BAE: MANDALA' belum? Kalau sudah, di paragraf terakhir saya berjanji akan membuat artikel khusus tentang bagaimana membuat mandala. Betul?
Well, ini dia.

Oh iya, kalau kalian masih belum tahu apa itu mandala dan kenapa saya mau capek-capek membuat mandala, silahkan baca artikel sebelumnya. Semua saya jelaskan di sana.

Oke, seperti yang saya tulis di artikel sebelumnya, membuat mandala sangat mudah. Semua orang bisa membuat mandala, tidak ada batasan umur, atau genre khusus. Sebelum memulai kalian harus mempersiapkan alat-alatnya terlebih dahulu.

* Alat-alat yang dibutuhkan:
1. Kertas Gambar
     Note: kertas HVS juga boleh sih, tapi kertas khusus untuk menggambar lebih disarankan.

2. Penggaris
     Note: panjangnya bisa disesuaikan dengan ukuran kertas gambar yang digunakan.

3. Penggaris Busur Derajat
     Note: ukurannya juga bisa disesuaikan.

4. Pensil
     Note: saya menggunakan pensil mekanik agar sketsa yang saya hasilkan tipis dan gampang dihapus.

5. Jangka
     Note: yang ini ukurannya juga disesuaikan dengan ukuran kertas gambar, ya.

6. Spidol/balpoin

7. Penghapus

Sudah, itu saja. Mudah, kan?

Nah, sekarang kita mulai menggambar.

* Ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Ambil titik tengah dari kertas gambar lalu buat tanda 'plus' yang ukurannya sama panjang. Bentuk bujur sangkar terlebih dahulu untuk lebih memudahkan.
(Gambar A)


2. Dengan menggunakan jangka, bentuk lingkaran di sepanjang garis. Jarak lingkaran yang satu dengan yang lainnya bisa disesuaikan menurut selera, tapi saya biasanya membuat lingkaran dengan jarak 0,5 cm sebagai dasar.
(Gambar B)


3. Buat garis diagonal di sepanjang lingkaran tadi menggunakan penggaris busur derajat. Jaraknya disesuaikan menurut selera, saya pribadi menggunakan jarak 5° untuk setiap garis.
(Gambar C-1, C-2 dan C-3)




4. Setelah garis dasar jadi, kita tinggal menggambar pola yang kita inginkan di sepanjang lingkaran menggunakan spidol atau balpoin. Pola dan warna apa pun dibebaskan di sini, tergantung kreatifitas kita. Ini yang saya namakan 'Outlining'.
(Gambar D)

5. Setelah puas dengan Outline yang kita buat, waktunya memberikan detail! Saya biasanya menggunakan spidol dengan ukuran lebih kecil. Sekali lagi, pola dan warna disesuaikan.
(Gambar E)

6. Jangan lupa hapus garis dasar yang tadi kita buat jika memang merasa tidak diperlukan lagi. Saya biasanya menghapus garis dasar setelah saya selesai menggambar detail atau sebelum mulai mewarnai. Hati-hati, jangan sampai kertas gambarnya sobek, yah.
(Gambar F)

7. Masih kurang puas? Tambah detail lagi, atau jika memang ingin, warnai saja sesuai keinginan. Lalu.... TA-DA!! Selesai!! 🙌


Selamat, kamu sudah berhasil menggambar mandala versimu sendiri! Asik, yah? 🙆

Sebenarnya dasar lingkaran yang saya buat ini bukan standart khusus, loh. Saya membuat dasar ini setiap kali saya mau membuat mandala agar gambar yang saya hasilkan bisa lebih rapi. Tapi jika kalian tidak mau repot-repot membuat garis dasar juga tidak masalah, kok.

Oh iya, ada beberapa tips yang perlu saya tambahkan untuk membantu kita mendapatkan hasil yang maksimal.
1. Gunakan kertas gambar yang bagus. Kertas HVS memang lebih mudah didapat, tapi kertasnya cenderung tipis, jika kita menggunakan spidol atau balpoin berujung tajam akan membuat permukaan kertas menjadi sobek. Beberapa spidol malah akan merembes ke belakang kertas jika digunakan di kertas HVS.

2. Pilihlah kertas gambar yang tidak berbulu, sehingga proses mewarnai akan lebih mudah.

3. Merk spidol/balpoin/pensil gambar memiliki ukuran berbeda-beda, harus diperhatikan. Saya lebih memilih yang berukuran runcing untuk membuat detail dan spidol yang lebih tebal untuk outlining.

4. Gunakan penghapus yang bagus. Beberapa penghapus 'biasa' tidak bisa menghapus bekas pensil dengan sempurna. Oh iya, pelan-pelan saat menghapus jangan sampai kertas gambar menjadi sobek atau terlipat.

Saya sengaja tidak menyebutkan merk produk semata-mata karena saya memang tidak berkeinginan meng-endorse merk tertentu, jadi mohon maaf jika ada beberapa detail produk yang mengacu pada merk tertentu.

Tujuan membuat mandala adalah untuk bersenang-senang. Jadi, tidak ada yang salah dan benar dalam menggambar mandala. Sama sekali tidak ada aturan untuk semua pola, warna dan ukuran. Kalian bisa menambahkan bentuk bunga, hewan, pohon, bahkan manusia sekalipun. Bebas sebebas-bebasnya! Berkreasilah sesuka hatimu, nikmati prosesnya dan nikmati hasilnya.

So, selamat bersenang-senang!! 😄

FANTASTIC BEAST AND WHERE TO FIND THEM

Akhir tahun ini para penggemar seri Harry Potter mendapatkan kabar gembira. Pasalnya pada pertengahan November 2016, Warner Bros. resmi merelease prequel dari seri Harry Potter yang berjudul Fantastic Beast And Where To Find Them (FBAWTFT).
Bagi penggemar berat Harry Potter yang sudah khatam dan hapal betul dengan cerita Harry Potter pasti sudah mengenal judul film ini. Betul, judul film ini diambil dari sebuah buku pelajaran dengan judul yang sama yang digunakan Harry Potter dan teman-temannya saat menuntut ilmu di Hogwarts. Walaupun mengambil setting puluhan tahun dari kisah Harry Potter yang kita kenal, secara tidak langsung kisah FBAWTFT masih ada sangkut pautnya dengan masa depan Harry dan teman-temannya.
Film ini menceritakan kisah mengenai seorang laki-laki paruh baya bernama Newton Artemis Fido 'Newt' Scamander (cast: Eddie Redmayne) yang merupakan seorang magizoologist (semacam ahli di bidang biologi dunia magic) sedang melakukan perjalanan menuju Arizona. Baru saja sampai di New York dan turun dari kapal laut yang membawanya, Newt harus kewalahan mencari 'niffler' (sebuah makhluk gaib) yang keluar dari koper kulit gaib berwarna coklat yang dibawanya. Saat sedang mengejar 'peliharaannya' itu, Newt secara tidak sengaja bertemu dengan seorang 'No-Maj' (manusia yang tidak tahu apa-apa mengenai magic, di Inggris biasa disebut dengan Muggle) bernama Jacob Kowalski (cast: Dan Fogler). Koper mereka tertukar secara tidak sengaja dan membuat beberapa makhluk gaib lain melarikan diri dan membuat kekacauan.
Sementara itu seorang mantan Auror bernama Porpentina 'Tina' Goldstein (cast: Katherine Waterston) melihat berbagai pelanggaran yang dilakukan Newt dan Jacob dengan mata kepalanya sendiri sehingga menangkap keduanya. Tina membawa mereka ke hadapan Seraphina Picquery (cast: Carmen Ejogo), Presiden Magical Congress of the United States of America (MACUSA), berharap kasus ini dapat memperbaiki nama baiknya yang terlanjur tercemar dan bisa membuatnya dapat kembali berkarier sebagai Auror. Tapi ternyata menurut sang Presiden, kasus kelas teri seperti itu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kasus yang sedang terjadi di New York yang melibatkan sesosok makhluk gaib aneh yang mengancam eksistensi kaum penyihir di Amerika. Karena masih merasa bahwa Newt dan Jacob merupakan ancaman besar, Tina akhirnya membawa keduanya ke apartemennya agar bisa mengawasi gerak gerik mereka. Di sana Newt dan Jacob bertemu dengan adik perempuan Tina yang cantik dan pandai Legilimency bernama Queenie Goldstein (cast: Alison Sudol).
Sementara itu seorang Auror tingkat tinggi bernama Percival Graves (cast: Colin Farrell) ditugaskan untuk mencari makhluk gaib bernama Obscurus yang telah membunuh seorang manusia. Dia 'menggunakan' seorang anak laki-laki bernama Credence Barebone (cast: Ezra Miller) yang merupakan anak angkat dari seorang aktifis anti penyihir garis keras bernama Mary Lou Barebone (cast: Samantha Morton). Mary Lou membentuk sebuah organisasi anti penyihir bernama New Salem Philanthropic Society (NSPS) atau yang lebih dikenal dengan sebutan The Second-Salemers, yaitu sebuah organisasi yang percaya dengan keberadaan penyihir dan sangat menentang serta ingin memusnahkan mereka. Dia menggunakan anak jalanan dan yatim piatu untuk menyebarkan pahamnya dan sering kali melakukan kekerasan bahkan terhadap ketiga anak angkatnya sendiri. Merasa tertekan dengan kondisinya yang sering mengalami tindakan kekerasan dan dijanjikan kebebasan oleh Graves, Credence berusaha sekuat tenaga mencari seorang anak kecil yang merupakan 'inang' dari Obscurus tersebut.
Tanpa diduga sebelumnya keberadaan Newt di Amerika ternyata diperlukan pihak MACUSA untuk dapat 'menaklukkan' Obscurus.
Sudah tidak perlu dijelaskan lebih jauh, film ini pastilah sangat ditunggu kehadirannya hampir di seluruh dunia. Kebesaran nama Harry Potter yang selalu dikait-kaitkan pada film ini sudah pasti merupakan magnet paling ampuh. Bagi saya pribadi, magnet paling besar dari film ini adalah nama sang penulisnya sendiri: J.K. Rowling. Karena dalam film ini bukan saja Rowling turun tangan untuk memproduserinya sendiri tapi juga sekaligus menulis skenarionya! Yes! Bahkan pada kedelapan film seri Harry Potter Rowling tidak ikut campur masalah skenarionya, tapi kali ini beliau mau langsung turun tangan!
Tidak perlu diragukan lagi, hal ini membuat film FBAWTFT terasa 'Rowling banget'. Mulai dari karakter para tokohnya, jokes terselubung, plot dan alur cerita bahkan hingga konflik yang dihadirkan begitu kental dengan unsur Rowling di dalamnya. Bedanya, kali ini kisah yang diambil terasa lebih dewasa. Terbukti dengan karakter utamanya yang bukan lagi anak-anak dan sedikit kisah cinta yang tercipta di dalamnya.
Jika dilihat dari cinematografinya, music, setting dan hal teknik semacam itu tentu saja tidak perlu diragukan lagi kehebatannya. Sang sutradara: David Yates yang notabenenya pernah menyutradarai empat film Harry Potter sudah pasti kenal betul dengan karakter Rowling. Mungkin karena itulah Yates dengan baik hati membiarkan unsur Rowling sangat terasa di film ini.
Satu hal yang menarik perhatian saya adalah para aktor dan aktris yang dipilih untuk memerankan para tokoh utama dalam film ini. Entah disengaja atau tidak, Rowling dan Yates memutuskan untuk menggunakan para aktor dan aktris yang belum cukup terkenal. Yah, memang ada beberapa aktor yang bisa kita kenali dengan cukup mudah, misalnya saja wajah Colin Farrell, Jon Voight atau bahkan wajah (atau mungkin suara) dari Ron Perlman. Tapi bukan berarti akting Eddie cs harus dipandang sebelah mata, loh. Keempat tokoh utama sudah cukup lama malang melintang didunia entertaiment di luar sana. Ada yang berkecimpung di dunia teater, stand-up comedy, film televisi dan bahkan music. Jadi, kemampuan akting mereka sudah tidak usah diragukan lagi dan paling tidak kita tidak akan merasakan hal yang saya namakan dengan 'disorientasi karakter' karena merasa aktor atau aktris tertentu melekat dengan karakter iconik lain yang pernah mereka mainkan.
Tapiiiii... (iya, buat saya masih ada tapinya, hehehe...)
Tapi, ada beberapa hal yang masih mengganjal bagi saya. Salah satu yang paling saya sesalkan adalah karakter Newt yang tidak cukup tergali dan bagaimana Newt akhirnya dapat membantu MACUSA. Menurut saya alangkah baiknya jika ada beberapa menit yang ditujukan khusus untuk menjelaskan latar belakang Newt. Bagaimana dia dikeluarkan dari Hogwarts, bagaimana dia sangat menyukai Herbology, bagaimana dia bisa menjadi salah satu karyawan Ministry Of Magic (informasi yang hanya bisa saya dapatkan di Wikipedia) dan beberapa detail lain sehingga para penonton dapat merasa lebih dekat dengan sang tokoh utama.
Selain itu sang penyihir jahat Gellert Grindelwald yang namanya sudah disinggung sejak awal sama sekali tidak terasa kehadirannya sepanjang film. Bahkan saya tidak merasakan 'taringnya yang tajam' sehingga predikat 'penyihir paling jahat abad ini' yang dia sandang terasa hanya seperti hisapan jempol belaka.
Well, bagaimana pun film ini memang sangat amat layak untuk ditonton terutama bagi para penggemar Harry Potter. Setelah film terakhir Harry Potter tamat lima tahun yang lalu, kabar yang menyatakan bahwa film FBAWTFT ini akan bergulir hingga seri kelima pastilah merupakan kabar yang sangat menggembirakan. Paling tidak ada jaminan bahwa dunia sihir yang kita kenal akan kembali menyemarakkan layar bioskop hingga beberapa tahun ke depan dan kita masih akan berkesempatan 'bertemu' dengan our (not-so) little friend: Harry Potter.
Jadi saya dengan senang hati memberikan empat dari lima bintang untuk film ini!
🌟🌟🌟🌟

Referensi Tontonan Film Bioskop Terbaru Di Akhir Tahun 2016

Liburan akhir tahun menjadi ‘alasan’ bagi para produser film-film Hollywood untuk memproduksi film bioskop terbaru dengan budget tinggi, terutama film action, film keluarga ataupun animasi. Di Indonesia, libur panjang siswa sekolah menjadi momen yang paling dinantikan oleh para pengelola bioskop untuk meraup untung sebesar mungkin, melalui film-film box office terbaru. Apalagi, jadwal libur siswa sekolah di bulan Desember 2016 lebih banyak dibandingkan dengan liburan akhir semester tahun lalu. Tak jarang, penonton harus memesan tiket bioskop sehari sebelumnya untuk menonton film favorit mereka di musim liburan.

Film-film terbaru apa saja yang menjadi tontonan ‘wajib’ di bulan Desember 2016 ini?

Underworld: Blood Wars



Gambar: movieweb.com

Jika Anda tak pernah melewatkan sekuel “Underworld”, berarti “Underworld Blood Wars” tak boleh dilewatkan. Kali ini, Selene (yang masih diperankan oleh Kate Beckinsale) masih melanjutkan perjuangannya untuk melawan klan Lycan dan beberapa kelompok vampire yang mengkhianatinya.

Mereka berusaha menggunakan darah Selene dan puterinya untuk dijadikan vampire-corvinus. Satu-satunya jalan yang ditempuh oleh Selene adalah menyembunyikan puterinya terlebih dahulu. Setelah itu, Selene, David dan Thomas berupaya keras untuk mengakhiri perang abadi antara Lycan dan Vampir, kendati Selene harus mempertaruhkan nyawanya.

Moana



Gambar: http://www.joblo.com/newsimages1/moana-new-new.jpg

Moana hadir untuk menghibur para pemirsa cilik yang ingin menikmati liburan di akhir tahun. Film terbaru tahun 2016 ini hadir dalam format animasi tiga dimensi, produksi dari Walt Disney Pictures. Disutradarai oleh Ron Clements dan John Musker, Moana menceritakan tentang seorang gadis bernama Moana, seorang anak perempuan yang memiliki keinginan kuat untuk mempersatukan relic ajaib dengan seorang dewi.
Sebagai seorang anak kepala suku Polinesia, ia pun terbeban untuk berlayar mencari Maui, seorang dewi legendaris untuk menyelamatkan sukunya. Pengisi suara dari film ini adalah Dwayne Johnson, Auli'i Cravalho, Rachel House, Nicole Scherzinger dll.

Moana sudah dirilis di Amerika Serikat pada 23 November 2016, dan berhasil meraup keuntungan lebih dari $106 juta di seluruh dunia.

Allied

Dijamin, siapapun penasaran untuk menyaksikan film bioskop terbaru yang dianggap sebagai penyebab perceraian dari bintang ternama Brad Pitt dan Angelina Jolie. Terlepas dari bumbu cerita yang sangat fantastis, Allied memang tak patut dilewatkan. Drama dengan latar belakang cerita Perang Dunia II ini dibintangi oleh Brad Pitt and Marion Cotillard.



Gambar: http://www.indiewire.com/2016/11/box-office-preview-moana-to-the-rescue-1201748834/

Pitt berperan sebagai seorang intel rahasia bernama Max Vatan, yang bertugas membunuh salah satu petinggi Jerman. Namun, misinya ini ‘terganggu’ karena ia jatuh cinta dengan partnernya, yang  bernama Marianne Beausejour (Marion Cotillard), dimana keduanya menyamar sebagai suami istri.

Nine Lives



Gambar: scottyandtony.blogspot.com

Drama komedi juga harus menjadi salah satu referensi tontonan film terbaru yang menghibur Anda di akhir tahun. Jangan lewatkan “Nine Lives”, film komedi Perancis berbahasa Inggris yang diperankan oleh aktor-aktor kawakan di genre ini seperti Kevin Spacey, Jennifer Garner dan Christopher Walken.

Cerita drama ini adalah seputar seorang ayah yang gila kerja. Tetapi, suatu hari, ia harus terperangkap dalam tubuh kucing peliharaan anak perempuannya. Kejadian ini membuatnya sadar bahwa efek gila kerja yang selama ini ia terapkan ternyata tak akan membuat keluarganya bahagia.

Fantastic Beasts and Where to Find Them



Gambar: http://variety.com/2016/film/box-office/fantastic-beasts-harry-potter-box-office-1201918584/

Setelah film drama romantic, komedi, animasi, kini kita sampai pada film fantasi yang pasti sangat ditunggu, khususnya oleh para penggemar berat Harry Potter yaitu “Fantastic Beasts and Where To Find Them”. Film ini dibintangi oleh Eddie Redmayne sebagai Newt Scamander dan telah dirilis di New York pada 10 November 2016 dan berhasil meraup $509 juta.

Jadi, film-film mana sajakah yang menjadi incaran anda tahun ini?

MY NEW BAE: MANDALA

Hi! 
Sesuai dengan janji saya beberapa hari yang lalu, sekarang saya mau ngomongin soal mandala.
Apa itu mandala?
Kenapa saya sangat suka mandala?
Well, kalian bisa dengan mudah cari di google apa itu mandala. Dan jujur saja, saya juga mencari semua info tentang mandala di sana.
Intinya, mandala adalah sebuah pola, pattern. Awalnya mandala digunakan oleh umat Hindu dan Budha di tanah India sana. Mereka menggunakan mandala sebagai metode meditasi.
Secara harafiah, kata mandala berasal dari bahasa sansekerta: sanskrit yang berarti circle atau bulat. Pola mendasar mandala memang bulat yang dihiasi oleh berbagai macam simbol dan pola yang berulang-ulang dan selalu berpusat di satu titik. Nah, cara membuat seperti itulah yang membuat mandala bisa menjadi sarana meditasi yang manjur.
Setiap mandala memiliki ciri khas masing-masing. Mandala Hindu biasanya berbentuk kotak dengan pola undakan atau tangga. Mandala Budha biasanya berbentuk bulat dengan gambar Budha dan simbol keagamaan lainnya, seperti candi Borobudur yang merupakan salah satu lanscape mandala terbesar yang pernah ada di dunia.
Mandala yang paling saya suka adalah mandala dari Nepal. Pola yang mereka gunakan hampir mirip dengan mandala Hindu, hanya saja mereka membuat sebuah mandala super besar di atas sebuah meja besar atau lantai dengan mengunakan serbuk warna warni yang terbuat dari tumbukan batu. Mereka membuat mandala sebagai salah satu ritual keagamaan, lengkap dengan berbagai upacara dan doa-doa yang mereka senandungkan sepanjang acara yang bisa berlangsung berhari-hari. Bahkan acara 'menghapus' mandala pun memiliki rangkaian acara tersendiri yang setiap detailnya memiliki makna mendalam. You can find the detail ceremony at google or youtube. It's soooo amazing, you won't regret. 
Selain Hindu dan Budha, agama lain pun menggunakan mandala. Agama Kristen menggunakan mandala sebagai ornamen lukisan jendela atau lantai dan lain sebagainya. Salah satu ornamen mandala yang paling terkenal yang digunakan oleh umat Kristen ataupun Katolik adalah ornamen dalam Rose Wood Window yang sangat-amat menakjubkan.
Bahkan bangsa Indian di tanah Amerika sana juga menggunakan teknik mandala untuk membuat Dream Catcher mereka yang terkenal itu.
Psikolog terkenal Carl Jung (google his name to find more information about he) juga menyukai mandala dan menggunakan mandala sebagai salah satu metode psikologisnya. Menurut Carl Jung, membuat pola mandala yang berulang-ulang dan berpusat pada satu titik dapat membuat seseorang menjadi tenang dan fokus. Bahkan menurut beliau, pola yang dihasilkan setiap orang dapat menunjukkan bagaimana karakter orang tersebut.
Nah, karena alasan inilah saya sangat menyukai mandala. Membuat mandala memang bisa membuat saya tenang. Membuat mandala juga bisa membuat saya fokus. Dan semua itu adalah hal yang menyenangkan.
Rumit? Siapa bilang membuat mandala itu rumit? Semua orang bisa membuat mandala. Semua orang. Serius. Saya tidak mengada-ada. Bahkan seorang anak kecil pun bisa membuatnya. Masalahnya hanyalah seberapa banyak detail dan pola yang anda gunakan di dalamnya.
Seiring perkembangan zaman, macam pembuatan, pola dan bentuk mandala sudah sangat bervariasi. Semua simbol dan bentuk dapat digunakan untuk membuat sebuah pola mandala yang unik dan cantik. Dan tanpa sadar mandala sudah digunakan diberbagai media dengan berbagai tujuan.
Tertarik? Di kesempatan berikutnya saya akan membuat tutorial bagaimana cara membuat mandala. Tapi untuk saat ini saya rasa cukup, ya.
Semoga anda penasaran. 