FILES OF BLACK RABBIT'S DIARRIES: HEART

Terdiri dari sepuluh karya yang pernah dipublish di blog ini dan mendapatkan respon yang bagus, di antaranya:

1. Di Ujung Napas Verona
2. Kasmaran
3. Curi-curi Pandang
4. Aroma Buah Pir
5. Aku Minta Maaf Karena Aku Mencintaimu
6. Judi
7. Aku Tidak Mau Menjadi Orang Ketiga
8. Meragu
9. Surat Cinta Untuk Kekasih Gelapku
10. Pemuja Rahasia

Kesemuanya menceritakan kisah cinta dan problematikanya yang dijamin akan membuat kamu galau setengah mati.

Tapi buku ini sedikit eksklusif karena tidak dijual di toko buku biasa, hanya bisa dibeli melalui http://nulisbuku.com/ atau pesan langsung melalui saya ( plus ttd ) lewat e-mail/YM ke blackrabbit_1385@yahoo.com hanya dengan harga Rp. 34.000 saja ( belum termasuk ongkos kirim )

Ayo, buruan pesan jangan sampai ketinggalan! (^_^)

FANTASI KEMATIAN SEBELUM ALAM BAKA


( Diambil dari kolom BUKU PILIHAN Koran TRIBUN JABAR, terbit Minggu, 4 Maret 2012, halaman 15 )

TIDAK banyak penulis local yang menulis novel bergenre fantasi. Satu dari sedikit nama itu adalah Vinna Kurniawati, seorang penulis muda kelahiran Bengkulu. Melalui novel The Chronicle Of Enigma: The Two Rings ini, Vinna mencoba menembus persaingan dengan berjibunnya novel fantasi terjemahan.

Sebagai karya perdana, novel ini patut mendapatkan apresiasi yang layak. Imajinasinya mengenai dunia kematian seakan sulit dibendung. Meskipun alurnya terkesan lambat, kisahnya menarik untuk terus diikuti. Kata-katanya terpilih dan ungkapan-ungkapannya menunjukkan Vinna bukan penulis pemula. ( Di sampul belakang memang tertulis bahwa sebelum menulis novel ini Vinna kerap memublikasikan karyanya di internet.)

Meskipun temanya tentang (dunia) kematian, novel ini bukan jenis horor. Tidak ada adegan yang dibuat untuk dengan sengaja menakut-nakuti pembaca. Selain itu, kisahnya tidak menyinggung agama apa pun. Novel ini semata-mata kisah yang dituangkan dari imajinasi.

Alkisah, di sebuah negeri bernama Merlin, hidup seorang gadis 20 tahun bernama Caraveena. Berbeda dengan hampir semua penduduk negeri ini yang merupakan penyihir, Caraveena justru memilih menjadi peramal. Hanya segelintir orang yang memiliki pilihan yang sama dan satu di antaranya adalah Profesor Klain. Keduanya juga tertarik kepada penelitian yang sama: dunia kematian.

Caraveena pun mengajukan diri untuk menjadi kelinci percobaan yang dilakukan sang profesor. Ia masuk ke dunia kematian dan bertemu dengan Marlon, pemimpin negeri Nimbus, dunia tempat berkumpulnya para arwah orang yang sudah meninggal. Marlon kemudian jatuh hati kepada Caraveena dan bersedia membantu si gadis meneliti lebih jauh negeri Nimbus.

Kedekatan Marlon dan Caraveena menyulut kemarahan penguasa Hades, negeri tempat dunia kematian. Manusia yang masih hidup seharusnya tidak boleh mengetahui dunia kematian. Hubungan Marlon dan Caraveena juga merupakan cinta terlarang. Untuk menjaga cinta mereka, jiwa mereka pun terancam.

Pemakaian sudut pandang orang pertama dengan tokoh-tokoh yang berlainan pada bab-bab yang berbeda bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan. Nilai lebihnya, pembaca bisa menyelami dunia dalam para tokohnya. Kekurangannya, alur menjadi lambat, bahkan ada sejumlah pengulangan yang sebenarnya tidak perlu.

Catatan lain, novel ini terlalu kental rasa impor (barat)-nya. Judulnya sendiri, yang memakai bahasa Inggris, sudah menunjukkannya. Begitu juga nama-nama tokoh (Caraveena, Prof. Klain, dan lain-lain) dan nama lokasi cerita (Enigma, Numbus, dan sebagainya). Kalau saja cerita, nama-nama tokoh, dan latar tempat kisahnya dibawa ke situasi local, saya akan memberikan apresiasi lebih tinggi.

Meski demikian, novel ini pantas diterima khalayak pembaca kita, yang selama ini sudah terlampau lama “dicekoki” karya-karya terjemahan yang tidak semuanya berkualitas. (her)

KISAH MENARIK SETELAH KEMATIAN


( Diambil dari kolom HOBI&RESENSI Koran SUARA PEMBARUAN, terbit Minggu, 26 Februari 2012, halaman 12 )

Apakah benar ada kehidupan setelah kematian? Bagaimana nasib seseorang setelah mati? Apa benar ada dunia lain? Pertanyaan-pertanyaan itu masih menjadi sebuah misteri dalam labirin kehidupan. Tetapi, tema ini menjadi pilihan seorang penulis muda Vinna Kurniawati.

Vinna memang berani memilih ide cerita yang tidak biasa. Ia menjadikan kematian sebagai kisah menarik. Dengan imajinasinya, penulis berusia 26 tahun itu berusaha menuturkan rahasia kematian. Dengan gaya penulisan yang ringan, Vinna memadukan sihir dan reliku kematian.

Novel ini berkisah tentang seorang penyihir muda bernama Caraveena yang hidup di negeri penyihir bernama Merlin. Ia merupakan putri penyihir terpandang. Namun, Caraveena tidak sama seperti penyihir lain yang tinggal di negeri itu. Dia tidak tertarik dengan mantra atau ramuan sihir. Kematian justru menjadi daya tarik yang ingin ditelusurinya.

Ketertarikan itu membuatnya dinilai aneh oleh para penyihir lain, termasuk keluarganya. Keingintahuan Caraveena akan dunia kematian semakin besar ketika pengasuhnya Mira bunuh diri bersama sang kekasih. Caraveena memutuskan mengetahui perjalanan roh setelah mati. Ia menemui Prof. Klain Rostel yang memiliki ketertarikan sama, dunia kematian.

Caraveena menjadi kelinci percobaan professor dengan meminum ramuan rahasia yang mengantarkannya kea lam baka. Nah, disinilah imajinasi Vinna bermain. Ia mengisahkan adanya dunia perantara antara kehidupan dan kematian. Negeri itu bernama Nimbus. Nimbus merupakan negeri di atas awan, tempat arwah berkumpul sebelum menuju negeri kematian, Hades. nimbus dipimpin seorang pemuda bernama Marlon. Keingintahuan Caraveena akan kematian mulai terpenuhi. Perjalanan di Nimbus tersaji dengan penuh kreatif. Cerita cinta mewarnai pertemuan Caraveena dengan Marlon. Namun, Caraveena telah melanggar satu hokum besar. Ia pun harus membayar mahal rasa keingintahuannya.

Novel ini memiliki alur yang menarik. gaya bertutur Vinna sangat ringan dan mudah dicerna. Vinna juga mengajak imajinasi pembaca bermain dalam cerita tentang kematian ini. bagi penyuka fiksi, petualangan, dan sihir, novel ini bisa menjadi salah satu bacaan yang mengasyikan. [SP/Widi Yulianti]

untuk bisa membaca artikel ini secara online, silahkan klik link ini: http://www.suarapembaruan.com/pages/e-paper/2012/02/26/index.html 

MISTERI KEMATIAN


( Diambil dari kolom Opini Koran Pikiran Rakyat, terbit Rabu, 18 Januari 2012, halaman 31 )
Judul               : The Chronicle of Enigma; The Two Rings
Penulis             : Vinna Kurniawati
Penerbit          : Medium, 2011
Tebal               : 243 halaman

BUKU ini merupakan novel karya Vinna Kurniawati, penulis autodidak yang mempunyai imajinasi tinggi. Dalam novel ini dikisahkan Caraveena, sang peramal yang tertarik meneliti tentang kematian. Baginya, kematian memiliki misteri tersendiri dan yakin ada kehidupan setelah kematian.

Untuk membuktikannya, Caraveena rela menjadi kelinci percobaan yang dilakukan Prof. Klain Rostel. Dengan meminum ramuan Prof. Klain, Caraveena pun menjadi putri tidur dan menuju alam kematian.

Dalam keadaan mati suri, Caraveena bertemu dengan Marlon, laki-laki pemimpin Negeri Nimbus, negeri di atas awan. Di negeri Marlon itu, banyak arwah berkumpul sebelum dibawa pada kehidupan setelah mati di negeri Hades. Pertemuan Caraveena dan Marlon berlangsung dengan kisah cinta. Setelah pengaruh ramuan hilang, Caraveena pun kembali ke kehidupannya. Bagaimana kisah selanjutnya?

Dikemas dengan jalan cerita yang unik, novel ini penuh imajinatif, menarik, dan tak kalah serunya dengan novel-novel kisah sihir lainnya. ( Hj. Nila K. Suryanegara, Pusat Data Redaksi ) ***

Buat yang udah mulai penasaran, novel ‘THE TWO RINGS’ sudah bisa dicari di toko buku, jangan sampai kehabisan. Untuk yang mau pesan, silahkan sms ke no: 081-863-8038 atau e-mail ke: nuansa.market@gmail.com. Harganya cuma Rp. 39.000 aja… Enjoy…

Untuk yang sudah baca dan mau share comment, kritik atau saran silahkan hub saya di:
Facebook         : vinna13@gmail.com
Twitter             : @black_rabbit13
YM                  : blackrabbit_1385@yahoo.com
Saya tunggu, yah… (^_^)

ADA KEHIDUPAN NYATA SETELAH KEMATIAN


( Diambil dari kolom RESENSI Koran MEDIA INDONESIA, terbit Sabtu, 31 Desember 2011, halaman 20 )
Sebuah pertanyaan mendasar tentang eksistensi manusia dalam menjalani kehidupannya saat ini dan yang akan datang setelah ajal melayang coba dijawab dalam novel ini. Namun jangan buru-buru Anda menilai uraian-uraian ini pasti dipenuhi pandangan-pandangan agama atau kepercayaan yang ada di masyarakat.
Mungkin inilah salah satu cara Vinna Kurniawati, penulis novel ini, menjelaskan perjalanan manusia secara lebih rileks tetapi mengena.  The Two Rings: The Chronicle of Enigma memang tidak hanya bertutur tentang alam baka, yang bakal dijalani semua orang setelah nyawa tidak lagi ada dalam raga manusia.
Ada juga kisah cinta yang indah antara Marlon dan Caraveena yang dikisahkan dengan penuh imajinatif.
Dalam novel ini, Vinna mencoba menjelaskan bahwa kematian memiliki misterinya sendiri dan berjalan dengan aturannya sendiri. Ada kekuatan lain yang jauh lebih kuat dan berpengaruh, yang memiliki kekuatan lebih besar.
Lewat tokoh Klain Rostel, seorang professor peneliti kematian, pembaca seperti diyakinkan bahwa kematian bukanlah akhir dari kehidupan. Ada dunia lain setelah manusia mengalami kematian.
Tapi dunia yang bagaimana, di mana, kapan, dan siapa saja yang ada di sana? Tidak ada jawaban. Itu karena hipotesis Rostel didasarkan pada wawancara puluhan narasumber dengan cerita-cerita yang mereka buat.
Untuk membuktikan itu, Rostel tanpa sengaja bertemu Caraveena, seorang gadis lugu berlatar belakang keluarga terhormat di kotanya.
Caraveena dikenal sebagai gadis yang aneh dan punya sikap nekat mirip sikap Rostel yang ingin tahu lebih jauh tentang kematian.
Hingga akhirnya, secara sukarela, Caraveena menyediakan diri menjadi wahana percobaan Rostel. Lewat ramuan minuman tertentu, ia pun ‘menjadi putri tidur’ menuju alam kematian.
Di situlah kelihaian penulis novel ini dalam merangkai kisah. Di tengah-tengah kondisi ‘mati suri itu’, Caraveena bertemu dengan Marlon, seorang laki-laki pemimpin Negeri Nimbus, negeri di atas awan.
Di negeri Marlon itu banyak arwah berkumpul sebelum dibawa pada kehidupan setelah mati di Negeri Hades. Pertemuan Caraveena dan Marlon berlanjut dengan kisah cinta (yang tak wajar).
Setelah pengaruh ramuan hilang, Caraveena pun kembali ke kehidupannya. Marlon dengan postur manusia dari atas awan yang aneh—dengan wajah dan kulit serta pakaian serba putih—pun mencari Caraveena di dunia Enigma.
Kisah romantis antara Caraveena dan Marlon di Nimbus dianggap melanggar aturan.
Marlon dipersalahkan karena membiarkan Caraveena kembali dari dunia Nimbus, bahkan memperkenankan melihat-lihat negeri Hades yang seharusnya dihuni arwah-arwah yang telah meninggalkan jasad kasad manusia.
Lagi-lagi cinta berbicara tentang pengorbanan. Marlon di depan pengadilan Nimbus membela mati-matian bahwa Caraveena tidak tahu apa-apa tentang kematian dan aturan yang ada di Nimbus.
Itulah cara unik yang disampaikan penulis novel ini untuk menggambarkan bahwa ada kehidupan lain setelah kematian menjemput ajal manusia.
Di kehidupan itu juga ada kisah hidup lainnya, mirip dengan yang ada di dunia fana. Tak terkecuali kisah cinta yang selalu menyelimuti hidup manusia. (* / M-1 )

Buat yang udah mulai penasaran, novel ‘THE TWO RINGS’ sudah bisa dicari di toko buku, jangan sampai kehabisan. Untuk yang mau pesan, silahkan sms ke no: 081-863-8038 atau e-mail ke: nuansa.market@gmail.com. Hanganya cuma Rp. 39.000 aja… Enjoy…

Untuk yang sudah baca dan mau share comment, kritik atau saran silahkan hub saya di:
Facebook         : vinna13@gmail.com
Twitter                        : @black_rabbit13
YM                  : blackrabbit_1385@yahoo.com
Saya tunggu, yah… (^_^)